Wednesday, July 22, 2015

Moment: My Wedding


Yang tersisa dari pernikahan (?). Duh gitu banget ya, kaya' orangnya udah nggak ada aja. Bukan gitu, maksudnya yang tersisa dari euforia dan kehebohan pernikahan adalah foto-foto ini. Kalo cintanya sih InnsyaAlloh longlasting yaa. Aamiin.

Overall puas sekali sih, untuk sebuah perencanaan pernikahan yang diatur sendiri. Saya anak pertama dan kebetulan cucu pertama, otomatis di keluarga besar belum pernah ada yang bikin acara pernikahan. Ditambah lagi, semua keluarga (Om dan Tante) domisili di luar kota yang hanya bisa datang selang sehari sebelum acara pernikahan. Hebring..?? BANGET!

Tapi, Alhamdulillah semua lancar, berkat doa dan dukungan temen-temen firii, adik ipar, temen Ayah Bunda, keluarga besar dan semuanya.


Yang bikin ribet itu pernak perniknya pelengkap pernikahan, secara otak cuman 3, tangan cuman 6 (Firi, Ayah, Bunda), yang kebetulan sekali posisi mas cuamik sangat jauh jadilah harus pinter banget multitasking.

Resepsi di Gedung aja sih nggak ribet, karena sudah pasrah ke Vendor. Yang ribet itu, pengajian dirumah yang dilangsungkan 2x dalam 2 hari (Laki dan Perempuan). Acara Sungkeman, Khataman dan Akad Nikah yang juga dilakukan dirumah selama 2 hari plus acara Resepsi dirumah setelah resepsi di Gedung. Belum lagi, Bunda orangnya (hampir) perfeksionis, mungkin juga saya, jadi nggak mau kelewat sedikit detil aja.

Belum lengkap kehebohan, masih ditambah design gaun pengantin Akad dan Resepsi untuk Capeng, Ortu dan Besan Capeng, Among Tamu, Seragam Keluarga dan semua-muanya dirancang sendiri. (Mulai dari cari bahan ke luar kota sampai design sendiri, untuk Jahit pasrah ke Penjahit yang trusted itupun melalui beberpa kali perombakan karna gak sesuai keinginan).

Alhamdulillah, puji syukur, Alloh mempermudah semuanya. Walau ada satu dua yang kelewat, tapi nggak mengurangi kepuasan kok.

Tema yang dipilih memang sengaja pengen Jawa tapi muslim, sebenernya pengen dilukis-lukis jidatnya tapi kata Periasnya jidat eyke terlalu mini nanti jatuhnya lucu. Yasudahlan pasrah, pake jilbab modif aja, tapi tetep ngga meninggalkan sunduk mentul ama melatinya. Bajunya sih niru modelnya baju mba Arumi Bachin, tapi firii modif sana sini, termasuk bagian leher, bordir, dan bagian dada.

Karena pemilihan tema jawa, jadilah dekor juga harus mengikuti. Dekor catering sih puas banget, nget, nget, tapi untuk dekor kwade agak kurang puas. Nggak sesuai dengan yang firii request, kurang He-Waw. Tapi ya gimana lagi, taunya juga pas hari H. Not A Big Deal.






























Ket.
Tema: Jawa Muslim
Rias: Cleopatra
Dekor Kwade: Cleopatra
Dekor Ruangan: Bojanasari
Catering: Bojanasari
Gedung: PSBR Jombang
Wardrobe: Firii :)



x.o.x.o
Firii JB